Dalam membangun sebuah orkestra simfoni, penempatan setiap instrumen sangatlah krusial untuk menciptakan suatu karya yang membutuhkan harmoni dan juga kerumitan melodi. Selain itu, pemahaman akan prinsip akustik dan resonansi juga sangat penting untuk mengoptimalkan suara di ruang pentas yang luas. Dalam konteks pertunjukan konser di sebuah ruangan yang telah diketahui dimensi dan material bangunannya, seorang konduktor ingin menempatkan instrumen-instrumen gesek yang dikenal akan kontribusi harmoniknya di posisi yang sedemikian rupa sehingga pantulan suara dari dinding-dinding dan atap akan mendukung intensifikasi suara pada frekuensi-frekuensi yang diinginkan untuk membangun karakter suara dari karya yang akan dibawakan. Dengan mempertimbangkan konsep tentang gelombang stasioner dan resonansi, dan juga geometri ruang konser, jelaskan bagaimana seharusnya penempatan relatif instrumen-instrumen gesek di atas panggung orkestra untuk mencapai efek yang diinginkan oleh konduktor, serta bagaimana para pemusik dapat mengatur penampilan mereka selama membawakan karya tersebut untuk mengakomodasi kemungkinan variasi akustik ruangan.