Dengan kemajuan teknologi, fotografi dan videografi telah menjadi bagian penting dari komunikasi visual kontemporer, yang melampaui bidang seni dan memengaruhi penggambaran realitas di berbagai bidang, seperti sains dan sejarah. Dalam konteks studi seni audiovisual, kita dapat mengamati bahwa, saat menyusun gambar, fotografer atau pembuat film tidak hanya mempertimbangkan unsur estetika, melainkan juga aspek historis dan budaya yang dapat disampaikan melalui pemilihan latar, kostum, dan narasi. Ketika menganalisis film tertentu yang menceritakan masa sejarah tertentu, kami mengidentifikasi penggunaan latar dan artefak yang merujuk ke konteks sosial dan politik zaman itu. Berdasarkan perspektif interdisipliner ini, bagaimana komposisi latar dan pemilihan benda dalam film dapat berkontribusi pada penggambaran realistis tentang periode sejarah yang dibahas, dengan mempertimbangkan konsep perspektif sejarah dan pengaruh konteks sosiokultural pada penyuntingan visual dari karya tersebut?